Minggu, 30 Oktober 2016

Tips dan Trik untuk Folder Management

Tips dan Trik untuk Folder Management
1.    Gunakan Fitur Libraries










Manage file dengan menggunakan libraries merupakan pilihan yang cerdas jika kita memanfaatkan fitur ini. Di Windows 7 fitur libraries berjalan seperti perpustakaan digital. Misalnya dalam libraries terdapat fitur documents library yang terdiri dari My Documents atau folder documents dan folder public documents. Anda dapat merancang documents library (yang berlaku juga pada music, pictures, video library) dengan kelompok-kelompok file dan folder dari berbagai lokasi di komputer kita ke dalam satu lokasi documents library.
2.    Menyimpan folder penting di Data D
Penyimpanan di Data D sangat disarankan untuk menyimpan folder penting karena jika sewaktu-waktu pc/laptop mendadak hang maka folder penting yang ada pada Data D tidak akan hilang
3.    Jangan Terlau Panjang Memberikan Nama File atau Folder
Manage file secara sederhana dengan memberikan nama yang pendek pada file atau folder kita, karena nama yang terlalu panjang akan menyulitkan kita dalam memahami file atau folder kita.
4.    Berilah Nama yang Konsisten pada File atau Folder
Manage file dengan memberikan nama atau folder yang mudah, dan buatlah skema untuk jenis-jenis file atau folder yang kita buat. Misalnya jika kita mengerjakan beberapa tugas, berilah nama-nama pada file kita seperti tugas1, tugas2, dll.
5.    Buatlah Struktur Folder yang Dapat Dikembangkan

Jika kita mempunyai banyak subfolder dalam folder yang kita buat, akan menyebabkan subfolder tidak bisa kita lihat, sehingga akan membingungkan dalam penggunaannya. Untuk mengatasinya, buatlah folder yang sesuai abjad dari A sampai Z sehingga kita akan mudah mencari di mana folder yang kita inginkan berada.
6.    Pisahkan File Yang Sedang Anda Kerjakan dan Selesai Dikerjakan
Kita akan melakukan manage file ini untuk menjaga folder agar tidak terisi file terlalu banyak. Sebagai contoh gunakan suatu folder dengan file yang sedang kita kerjakan. Sebagai timbal balik v akan mengurangi jumlah file yang tertera ketika kita mencarinya. Setelah kita selesai melakukan pekerjaan, pindahkan file ke folder yang lain.
7.    Memberi nama file yang akan mengalami revisi dengan disertai tanggal pengerjaan
File seperti file skrpsi yang akan mengalami banyak revisi sebaiknya diberi tanggal pada nama filenya.
8.    Gunakan Shortcut
Apabila kita membutuhkan file atau folder yang sama dari berbagai lokasi, kita tidak diharuskan melakukan copy file. Gunakan shortcut untuk menyederhanakannya. Untuk membuat shortcut, cukup klik kanan pada file kemudian pilih create shortcut. Kita dapat drag shortcut tersebut ke lokasi lain.

9.    Gunakan Media Penyimpanan Online

Cara yang praktis digunakan, dengan menyimpan file kita di media penyimpanan online seperti skydrive. Jadi, kita mendapatkan akses yang mudah dan praktis dari semua tempat dan berbagi secara online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar